Cerpen Anak yang Kuat dan Hebat karya: Cut Rizka Humaira - Penggaris Kertas

Penggaris Kertas

News, Tips, Layanan dan Jasa

Senin, 26 Mei 2025

Cerpen Anak yang Kuat dan Hebat karya: Cut Rizka Humaira

Anak yang Kuat dan Hebat
karya: Cut Rizka Humaira



Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang anak bernama Jay. Banyak orang menganggap Jay sebagai anak yang bodoh karena ia sering gagal di sekolah dan tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Namun, ayah Jay, Papa James, selalu percaya bahwa anaknya memiliki keistimewaan yang belum terlihat oleh orang lain.

Suatu hari, ayah dan Jay dipanggil ke sekolah. Di ruang guru, Papa James mendengarkan kabar yang mengecewakan dari wali kelas Jay. “Maaf Pak,” kata guru itu dengan berat hati, “kemungkinan Jay akan dikeluarkan dari sekolah karena nilai ujiannya nol semua.”

Jay, yang berdiri di luar ruangan dan mendengar pembicaraan itu, merasa terpukul. Namun, bukannya menyerah, ia justru merasa tertantang. Ia pulang ke rumah, membuka buku-bukunya, dan mulai belajar dengan penuh semangat.

Malam itu, saat sedang berbicara di ruang tamu, Papa James bertanya, “Jay, apa sebenarnya cita-citamu?”

Jay menjawab dengan ragu, “Aku suka bermain gitar dan bernyanyi.”

Keesokan harinya, Papa James membelikan Jay sebuah gitar dan berkata dengan penuh semangat, “Kalau begitu, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Ayah juga sudah mendaftarkanmu ke lomba bermain gitar.”

Jay terharu dan semakin bersemangat. Ia menghabiskan hari-harinya berlatih dan memperdalam kemampuannya. Saat lomba musik tiba, Jay tampil penuh percaya diri. Ia tidak gugup, bahkan bermain dengan sangat baik. Hasilnya, Jay keluar sebagai juara lomba tersebut.

Sepulang dari lomba, Jay berkata, “Ayah, aku ingin menjadi penyanyi. Aku bahkan mendapat beasiswa untuk belajar lebih dalam. Tapi, aku harus tinggal jauh dari rumah.”

Papa James terkejut, tapi ia tahu ini adalah jalan terbaik untuk anaknya. Jay pun berangkat dan mulai mengejar mimpinya.

Saat mengikuti audisi Band Hype, Jay berkata dengan lantang, “Aku akan terus berjuang, demi ayah dan mimpiku.” Ia lolos audisi dan kariernya sebagai penyanyi mulai bersinar. Jay pun menjadi terkenal dan berhasil mewujudkan cita-citanya.

Di puncak kesuksesan, ia kembali kepada ayahnya dan berbagi kebahagiaan itu bersama. Ia tahu bahwa dukungan dan keyakinan ayahnya adalah alasan ia bisa menjadi seperti sekarang.

Pesan moral: Kejarlah Cita-citamu dan jangan pernah menyerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar