Aku Sang Juara
Karya: Cut Putri Nafizah
Di sebuah sekolah dasar, terdapat dua murid yang dikenal sangat pintar. Salah satunya adalah Lili, seorang siswi yang baik hati, cerdas, dan selalu bersemangat dalam belajar. Suatu hari, Lili dipanggil oleh Pak Guru ke ruang guru. Di sana, Pak Guru memberitahu bahwa Lili terpilih untuk mewakili sekolah dalam lomba cerdas cermat. Lili sangat senang mendengarnya karena sejak lama ia memang ingin mengikuti lomba tersebut.
Namun, kebahagiaan Lili tidak dirasakan oleh semua orang. Seorang teman sekelas bernama Sari merasa iri. Sari dikenal sering bersikap jahat dan suka mengambil barang milik teman-temannya, termasuk milik Lili dan Anna, teman baik Lili yang juga cerdas dan ceria.
Saat istirahat di kantin, Lili mencoba menyapa Sari dengan ramah.
“Hai, Sari,” ucap Lili sambil tersenyum.
Namun, Sari tidak menjawab. Ia malah menabrak Lili hingga Lili terjatuh.
“Awasss...” seru Lili kaget.
Meskipun Sari pernah terlihat baik, ternyata ia menyimpan rasa iri terhadap Lili. Ia merasa Lili selalu lebih pintar darinya. Karena rasa iri itulah, Sari berencana untuk menggagalkan keikutsertaan Lili dalam lomba cerdas cermat.
Keesokan harinya, ketika lomba akan dimulai, Lili tiba-tiba menghilang. Semua orang panik mencarinya. Anna dan Pak Guru segera berkeliling sekolah. Akhirnya, mereka menemukan Lili di salah satu ruangan yang sepi. ternyata dia dikunci dalam ruangan tersebut oleh orang yang tidak dikenal. Pak Guru langsung membawanya ke tempat lomba.
Dengan penuh semangat, Lili mengikuti lomba cerdas cermat tersebut. Ia menjawab semua pertanyaan dengan percaya diri dan tepat. Hingga akhirnya, Lili dinyatakan sebagai pemenang lomba.
---
Pesan moral:
Jangan pernah iri kepada temanmu. Jika temanmu bisa karena belajar, maka kamu juga pasti bisa jika mau berusaha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar